Tutorial Membuat RPP Kurikulum Merdeka Lengkap dan Terstruktur (Panduan Resmi Guru Indonesia)

Tutorial Membuat RPP Kurikulum Merdeka Lengkap dan Terstruktur (Panduan Resmi Guru Indonesia)

Ditulis oleh: chisacoeg
Tanggal: 03 Februari 2026

Perubahan sistem pendidikan di Indonesia melalui Kurikulum Merdeka membawa transformasi besar dalam cara guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran.

DAFTAR ISI

 

  1. Latar Belakang Perubahan Kurikulum di Indonesia
  2. Urgensi RPP (Modul Ajar) dalam Kurikulum Merdeka
  3. Tujuan dan Manfaat Artikel bagi Guru
  4. Konsep Dasar RPP Kurikulum Merdeka
  5. Pengertian RPP dalam Kurikulum Merdeka
  6. Peralihan RPP ke Modul Ajar
  7. Fungsi Modul Ajar bagi Guru dan Sekolah
  8. Perbedaan RPP Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka
  9. Landasan Hukum dan Regulasi
  10. Dasar Hukum Kurikulum Merdeka
  11. Permendikbudristek Terkait Modul Ajar
  12. Capaian Pembelajaran (CP) sebagai Fondasi RPP
  13. Peran ATP dalam Perencanaan Pembelajaran
  14. Struktur dan Komponen RPP Kurikulum Merdeka
  15. Informasi Umum Modul Ajar
  16. Kompetensi Awal Peserta Didik
  17. Profil Pelajar Pancasila
  18. Sarana dan Prasarana Pembelajaran
  19. Karakteristik Peserta Didik
  20. Target Pembelajaran (Reguler, Remedial, Pengayaan)
  21. Langkah-Langkah Membuat RPP Kurikulum Merdeka
  22. Memahami Capaian Pembelajaran (CP)
  23. Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
  24. Merumuskan Tujuan Pembelajaran yang Tepat
  25. Menentukan Materi Pembelajaran
  26. Menyusun Kegiatan Pembelajaran
  27. Kegiatan Pendahuluan
  28. Kegiatan Inti
  29. Kegiatan Penutup
  30. Asesmen dalam RPP Kurikulum Merdeka
  31. Konsep Asesmen Autentik
  32. Asesmen Diagnostik
  33. Asesmen Formatif
  34. Asesmen Sumatif
  35. Teknik dan Instrumen Penilaian
  36. Contoh Rubrik Penilaian
  37. Contoh RPP (Modul Ajar) Kurikulum Merdeka
  38. Contoh Identitas Modul Ajar
  39. Contoh Tujuan Pembelajaran
  40. Contoh Kegiatan Pembelajaran
  41. Contoh Asesmen Pembelajaran
  42. Filosofi dan Paradigma Baru RPP Kurikulum Merdeka
  43. Filosofi Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik
  44. Fleksibilitas Profesional Guru
  45. Konsep Pembelajaran Bermakna
  46. Deep Learning dalam RPP Kurikulum Merdeka
  47. Pengertian Pembelajaran Mendalam
  48. Ciri-Ciri RPP Berbasis Deep Learning
  49. Contoh Implementasi Deep Learning di Kelas
  50. Diferensiasi Pembelajaran dalam RPP
  51. Pengertian Diferensiasi Pembelajaran
  52. Diferensiasi Konten
  53. Diferensiasi Proses
  54. Diferensiasi Produk
  55. Praktik Diferensiasi dalam Modul Ajar
  56. Integrasi Profil Pelajar Pancasila
  57. Konsep Profil Pelajar Pancasila
  58. Integrasi Nyata dalam Kegiatan Pembelajaran
  59. Contoh Implementasi Setiap Dimensi
  60. RPP Kurikulum Merdeka Berbasis Model Pembelajaran
  61. Project Based Learning (PjBL)
  62. Problem Based Learning (PBL)
  63. Discovery Learning
  64. Inquiry Learning
  65. RPP Kurikulum Merdeka Berdasarkan Jenjang
  66. Karakteristik RPP Kurikulum Merdeka untuk SD
  67. Contoh Aktivitas RPP SD
  68. Karakteristik RPP Kurikulum Merdeka untuk SMP
  69. Contoh Aktivitas RPP SMP
  70. Karakteristik RPP Kurikulum Merdeka untuk SMA
  71. Contoh Aktivitas RPP SMA
  72. Karakteristik RPP Kurikulum Merdeka untuk SMK
  73. Contoh Aktivitas RPP SMK
  74. Integrasi Literasi dan Numerasi
  75. Konsep Literasi dalam Kurikulum Merdeka
  76. Konsep Numerasi dalam Kurikulum Merdeka
  77. Contoh Integrasi Literasi dan Numerasi dalam RPP
  78. Pemanfaatan Teknologi dalam RPP
  79. Peran Teknologi dalam Pembelajaran
  80. Platform Digital Pendukung RPP
  81. Prinsip Penggunaan Teknologi yang Efektif
  82. RPP Kurikulum Merdeka untuk Kelas Inklusif
  83. Prinsip Pembelajaran Inklusif
  84. Penyesuaian RPP untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus
  85. Supervisi, Evaluasi, dan Akreditasi
  86. Supervisi Akademik terhadap RPP
  87. Indikator RPP Berkualitas Menurut Pengawas
  88. Peran Modul Ajar dalam Akreditasi Sekolah
  89. Kesalahan Umum dan Strategi Perbaikan
  90. Kesalahan Umum Guru dalam Menyusun RPP
  91. Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari
  92. Strategi Agar RPP Konsisten Digunakan
  93. RPP sebagai Konten Edukasi Digital
  94. Pemanfaatan RPP untuk Edupreneur Guru
  95. FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari)
  96. Apakah RPP Kurikulum Merdeka Wajib 1 Lembar?
  97. Apakah RPP Harus Diketik?
  98. Apakah Boleh Menggunakan Contoh dari Internet?
  99. Bagaimana RPP yang Aman untuk Supervisi?

 

 

Chisacoeg.com -  Salah satu perubahan paling signifikan adalah penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang kini dikenal sebagai Modul Ajar.

 

Namun, pada praktiknya, masih banyak guru yang mencari tutorial membuat RPP Kurikulum Merdeka yang:

 

  • Praktis
  • Sesuai regulasi
  • Mudah dipahami
  • Siap digunakan di kelas
  • Aman untuk supervisi dan akreditasi

 

Apa Itu RPP dalam Kurikulum Merdeka?

 


Sumber: brainacademy.com

 

Dalam Kurikulum Merdeka, istilah RPP secara resmi digantikan oleh Modul Ajar, Meski demikian, secara fungsi, modul ajar tetap berperan sebagai:

 

  1. Panduan guru mengajar
  2. Peta pembelajaran peserta didik
  3. Dokumen perencanaan pembelajaran

 

Perbedaan RPP Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka

Aspek   Kurikulum 2013 Kurikulum Merdeka:

  • Istilah    RPP        Modul Ajar
  • Komponen         Banyak & detail Sederhana & fleksibel
  • Pendekatan       Berbasis KI-KD   Berbasis CP & ATP
  • Fokus    Administrasi       Pembelajaran bermakna
  • Jumlah halaman               Bisa >10 halaman             Bisa 1–3 halaman


Landasan Hukum RPP Kurikulum Merdeka

 

Agar aman secara administrasi, guru wajib memahami dasar regulasinya:

 

  1. Permendikbudristek No. 56/M/2022
  2. Keputusan Kepala BSKAP No. 033/H/KR/2022
  3. Capaian Pembelajaran (CP) Kurikulum Merdeka
  4. Panduan Pembelajaran dan Asesmen

 

Modul ajar boleh dimodifikasi sesuai konteks satuan pendidikan.

 

Komponen Utama RPP (Modul Ajar) Kurikulum Merdeka

 

Berikut struktur modul ajar Kurikulum Merdeka yang direkomendasikan:

 

1. Informasi Umum

 

Nama satuan pendidikan:

 

  • Mata pelajaran
  • Fase / kelas
  • Alokasi waktu
  • Tahun pelajaran

 

2. Kompetensi Awal

 

Kemampuan awal yang perlu dimiliki siswa sebelum pembelajaran dimulai.

 

3. Profil Pelajar Pancasila

 

Contoh dimensi:

 

  • Beriman dan bertakwa
  • Mandiri
  • Bernalar kritis
  • Kreatif
  • Gotong royong
  • Berkebinekaan global

 

4. Sarana dan Prasarana

 

  • Buku teks
  • LKPD
  • Media digital
  • Lingkungan sekitar

 

5. Target Peserta Didik

 

Reguler

 

  • Berkebutuhan khusus
  • Remedial / pengayaan

 

Langkah-Langkah Membuat RPP Kurikulum Merdeka

Langkah 1 Memahami Capaian Pembelajaran (CP)

 

CP adalah kompetensi minimum yang harus dicapai siswa pada akhir fase.

 

Contoh CP Bahasa Indonesia Fase D:

 

Peserta didik mampu memahami dan menyajikan teks informatif dan persuasif secara lisan dan tulis.

 

Langkah 2 Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

 

ATP adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang disusun secara:

 

  • Logis
  • Berurutan
  • Kontekstual

 

Tips menyusun ATP:

 

  • Gunakan kata kerja operasional
  • Sesuaikan dengan karakter siswa HK peserta didik
  • Fleksibel dan adaptif

 

Langkah 3 Menentukan Tujuan Pembelajaran

 

Tujuan pembelajaran harus:

 

  1. Spesifik
  2. Terukur
  3. Relevan
  4. Berbasis aktivitas

 

Contoh:

 

Melalui diskusi kelompok, peserta didik mampu menyusun teks laporan hasil observasi dengan struktur dan bahasa yang tepat.

 

Langkah 4 Merancang Kegiatan Pembelajaran

A. Kegiatan Pendahuluan

 

  • Apersepsi
  • Motivasi
  • Kontrak belajar
  • Asesmen diagnostik

 

B. Kegiatan Inti

 

Menggunakan pendekatan:

 

  • Project Based Learning
  • Problem Based Learning
  • Discovery Learning
  • Inquiry Learning

 

C. Kegiatan Penutup

  • Refleksi
  • Umpan balik
  • Kesimpulan
  • Tindak lanjut

 

Asesmen dalam RPP Kurikulum Merdeka


Jenis Asesmen
 :

  • Asesmen Diagnostik
  • Dilakukan sebelum pembelajaran
  • Mengetahui kesiapan siswa
  • Asesmen Formatif
  • Selama proses belajar
  • Observasi, kuis, diskusi
  • Asesmen Sumatif
  • Akhir unit/topik
  • Proyek, portofolio, tes tertulis

 

Contoh Rubrik Penilaian


  • Aspek   Skor 1    Skor 2    Skor 3    Skor 4
  • Struktur teks      Tidak lengkap    Kurang tepat      Tepat    Sangat tepat
  • Bahasa  Tidak baku          Kurang baku       Baku      Sangat baku
  • Contoh RPP (Modul Ajar) Kurikulum Merdeka Lengkap


Identitas

 

Sekolah: SMP Negeri …

 

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

 

Fase: D (Kelas VIII)

 

Alokasi Waktu: 2 JP

Tujuan Pembelajaran

 

Peserta didik mampu menyusun teks laporan observasi secara sistematis dan komunikatif:

 

  • Kegiatan Pembelajaran
  • Observasi lingkungan sekolah
  • Diskusi kelompok
  • Menulis laporan
  • Presentasi hasil
  • Asesmen
  • Observasi sikap
  • Produk tulisan
  • Presentasi

 

Kesalahan Umum Guru Saat Membuat RPP Kurikulum Merdeka:

 

  • Terlalu administratif
  • Menyalin modul tanpa adaptasi
  • Tidak berbasis CP
  • Asesmen tidak selaras
  • Tidak kontekstual

 

Ingat: Kurikulum Merdeka = fleksibilitas & kebermaknaan

 

Tips Agar RPP Kurikulum Merdeka Disukai Pengawas:

 

  1. Fokus pada proses belajar
  2. Ada diferensiasi
  3. Menggunakan asesmen autentik
  4. Realistis dan aplikatif
  5. Tidak bertele-tele

 

Optimasi Digital RPP untuk Guru Zaman Sekarang

 

Guru dapat:

 

  • Menyimpan RPP di Google Drive
  • Menggunakan Canva Edu
  • Mengintegrasikan LMS
  • Memanfaatkan AI sebagai asisten (bukan pengganti)

 

FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari di Google)

 

1. Apakah RPP Kurikulum Merdeka wajib 1 lembar?

Tidak wajib. Fleksibel sesuai kebutuhan.

2. Apakah RPP harus diketik?

Ya, disarankan digital untuk dokumentasi.

 

Apakah boleh menggunakan contoh dari internet?

Boleh, asal dimodifikasi.

 

Membuat RPP Kurikulum Merdeka bukan lagi tentang banyaknya halaman, tetapi kualitas pembelajaran, Guru diberikan kebebasan profesional untuk merancang pembelajaran yang:

  • Bermakna
  • Kontekstual
  • Berpusat pada peserta didik

 

Dengan mengikuti tutorial membuat RPP Kurikulum Merdeka ini, guru diharapkan mampu:

 

  • Menyusun modul ajar mandiri
  • Lulus supervisi
  • Meningkatkan kualitas pembelajaran
  • Pendalaman Filosofi RPP Kurikulum Merdeka

 

Kurikulum Merdeka tidak hanya mengubah format administrasi, tetapi juga cara berpikir guru dalam merancang pembelajaran, RPP (Modul Ajar) kini berpijak pada tiga filosofi utama:

 

Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik

 

Guru bukan lagi pusat informasi, melainkan fasilitator yang:

 

  • Mengarahkan eksplorasi
  • Mendorong refleksi
  • Mengakomodasi perbedaan kemampuan

 

Fleksibilitas Profesional Guru

 

Guru diberikan kebebasan:

 

  • Menyusun modul ajar sendiri
  • Mengadaptasi contoh resmi
  • Menggabungkan metode sesuai konteks kelas

 

Pembelajaran Bermakna

 

Setiap aktivitas dalam RPP harus menjawab pertanyaan:

 

“Apa manfaat nyata pembelajaran ini bagi kehidupan siswa?”

 

Pendekatan Deep Learning dalam RPP Kurikulum Merdeka



Sumber: instagram.com

 

Agar RPP benar-benar berkualitas tinggi, guru perlu menerapkan deep learning (pembelajaran mendalam), bukan sekadar aktivitas permukaan.

 

Ciri RPP dengan Pembelajaran Mendalam:

 

  • Aktivitas analitis, bukan hafalan
  • Diskusi berbasis masalah nyata
  • Produk pembelajaran autentik
  • Refleksi dan metakognisi

 

Contoh penerapan:

 

  • IPS → Analisis masalah sosial di lingkungan sekitar
  • IPA → Proyek eksperimen berbasis lingkungan sekolah
  • Bahasa → Produksi teks untuk publik nyata

 

Diferensiasi Pembelajaran dalam RPP Kurikulum Merdeka

Apa Itu Diferensiasi?

 

Diferensiasi adalah strategi menyesuaikan pembelajaran berdasarkan:

  • Kesiapan belajar
  • Minat
  • Profil belajar siswa

 

Jenis Diferensiasi dalam Modul Ajar:

1. Diferensiasi Konten

 

  • Materi berbeda tingkat kompleksitas
  • Sumber belajar variatif

 

2. Diferensiasi Proses

  • Kerja individu vs kelompok
  • Diskusi vs eksplorasi mandiri

 

3. Diferensiasi Produk

  • Poster
  • Video
  • Esai
  • Presentasi

 

Catatan Penting:

Tidak wajib menuliskan “diferensiasi” secara eksplisit, cukup tercermin dalam aktivitas.

 

Integrasi Profil Pelajar Pancasila Secara Nyata

 

Kesalahan umum guru adalah menuliskan Profil Pelajar Pancasila secara simbolik, Padahal yang diharapkan adalah implementasi nyata.

 

Contoh Integrasi Nyata

Dimensi                Implementasi dalam RPP

Gotong royong Proyek kelompok lintas peran

Bernalar kritis    Analisis studi kasus

Kreatif  Produk orisinal

Mandiri                Jurnal refleksi


RPP Kurikulum Merdeka Berbasis Proyek (PjBL):


  • Struktur RPP Berbasis Proyek:
  • Pertanyaan pemantik
  • Perencanaan proyek
  • Pelaksanaan
  • Monitoring
  • Presentasi hasil
  • Refleksi

 

Contoh Proyek:

 

  • SD: Kampanye kebersihan sekolah
  • SMP: Observasi lingkungan sosial
  • SMA: Analisis isu global
  • SMK: Produk sesuai kompetensi keahlian

 

RPP Kurikulum Merdeka untuk SD:

  • Karakteristik RPP SD
  • Aktivitas konkret
  • Bermain sambil belajar
  • Visual & kinestetik
  • Contoh Aktivitas
  • Bermain peran
  • Eksperimen sederhana
  • Cerita bergambar

 

RPP Kurikulum Merdeka untuk SMP:

  • Fokus SMP 
  • Transisi berpikir konkret ke abstrak
  • Penguatan literasi dan numerasi
  • Kolaborasi
  • Contoh Metode
  • Diskusi kelompok
  • Studi kasus
  • Presentasi singkat

 

RPP Kurikulum Merdeka untuk SMA:

  • Karakteristik RPP SMA
  • Analisis mendalam
  • Argumentasi ilmiah

 

Penalaran tingkat tinggi (HOTS)

Contoh Aktivitas:

  • Debat
  • Penelitian mini
  • Proyek sosial

 

RPP Kurikulum Merdeka untuk SMK

Ciri Khas SMK:

  • Link and match industri
  • Berbasis produk nyata
  • Simulasi kerja
  • Contoh Kegiatan
  • Produksi barang/jasa
  • Simulasi kerja
  • Portofolio keahlian

 

Integrasi Literasi dan Numerasi dalam RPP:

  • Literasi
  • Membaca kritis
  • Menulis reflektif
  • Menyajikan informasi
  • Numerasi
  • Analisis data
  • Pengukuran
  • Interpretasi grafik

 

Literasi dan numerasi tidak harus menjadi mapel tersendiri, cukup terintegrasi.

 

Pemanfaatan Teknologi dalam RPP Kurikulum Merdeka

Contoh Teknologi Pendukung:

  • Google Classroom
  • Canva Edu
  • Quizizz
  • Wordwall
  • Padlet
  • Prinsip


Teknologi mendukung tujuan, bukan menggantikan pembelajaran

RPP Kurikulum Merdeka untuk Kelas Inklusif:

  • Prinsip Inklusif
  • Aksesibel
  • Adaptif
  • Empatik


Contoh Penyesuaian:

  • Instruksi sederhana
  • Waktu fleksibel
  • Media visual/audio


Supervisi dan Evaluasi RPP Kurikulum Merdeka:

  • Yang Dinilai Pengawas
  • Kesesuaian CP & TP
  • Kejelasan aktivitas
  • Relevansi asesmen
  • Kebermaknaan pembelajaran
  • Bukan jumlah halaman!


Checklist RPP Kurikulum Merdeka Berkualitas:

 

  • Berbasis CP
  • Tujuan jelas
  • Aktivitas kontekstual
  • Asesmen selaras
  • Fleksibel
  • Realistis

 

Strategi Guru Agar RPP Konsisten Digunakan:

 

  • Buat template pribadi
  • Simpan digital
  • Evaluasi tiap selesai mengajar
  • Revisi berbasis refleksi
  • RPP Kurikulum Merdeka dan Akreditasi Sekolah

 

Modul ajar menjadi bukti:

 

  1. Perencanaan pembelajaran
  2. Implementasi kurikulum
  3. Budaya refleksi guru.

 

Kesimpulan

 

Penyusunan RPP Kurikulum Merdeka (Modul Ajar) merupakan bagian krusial dalam keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan.

RPP tidak lagi dipahami sebagai dokumen administratif semata, melainkan sebagai peta pembelajaran yang menuntun guru dalam menciptakan proses belajar yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.

Melalui pemahaman yang utuh terhadap Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta penerapan tujuan pembelajaran yang terukur, guru memiliki kebebasan profesional untuk merancang pembelajaran yang relevan dengan karakter peserta didik dan kondisi satuan pendidikan masing-masing, Fleksibilitas inilah yang menjadi kekuatan utama Kurikulum Merdeka dibandingkan kurikulum sebelumnya.

 

Selain itu, RPP Kurikulum Merdeka yang berkualitas harus mampu mengintegrasikan Profil Pelajar Pancasila, menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, serta menggunakan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif secara selaras. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses tumbuh kembang kompetensi, karakter, dan kemandirian belajar peserta didik.

 

Pada akhirnya, keberhasilan RPP Kurikulum Merdeka tidak diukur dari tebal-tipisnya dokumen, melainkan dari sejauh mana rencana tersebut benar-benar dapat diimplementasikan di kelas dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran.

Guru dituntut untuk terus merefleksikan, mengevaluasi, dan menyempurnakan RPP berdasarkan pengalaman mengajar agar pembelajaran semakin efektif dan bermakna.

Dengan mengikuti tutorial membuat RPP Kurikulum Merdeka yang komprehensif ini, diharapkan guru mampu menyusun modul ajar secara mandiri, profesional, dan adaptif, sehingga Kurikulum Merdeka dapat benar-benar menjadi sarana untuk mewujudkan pendidikan Indonesia yang lebih relevan, humanis, dan berorientasi pada masa depan.